SELAMAT DATANG DI ARALIA SCHOOL, Harapan Indah, Bekasi.

Senin, 02 Februari 2015

Perlukah Imunisasi MMR Pada Balita?

Sebagian dari ibu-ibu di Indonesia tidak memahami apa itu imunisasi MMR karena imunisasi ini memang belum termasuk dalam daftar lima imunisasi dasar bagi balita. Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apa itu imunisasi MMR dan perlukah imunisasi MMR pada balita? MMR merupakan singkatan dari Mumps, Measles, Rubella. Vaksin MMR terdiri dari campuran ketiga virus yang sudah dilemahkan, untuk kemudian disuntikkan ke dalam tubuh balita guna menangkal serangan virus penyebab penyakit campak, gondongan, dan juga rubella. 
Untuk pertanyaan perlukah imunisasi MMR pada balita? Maka jawabannya adalah perlu, karena ketiga penyakit tersebut sangat sering menyerang balita. Sedangkan untuk jadwal pemberian imunisasi MMR sendiri umumnya diberikan saat anak berusia 12 hingga 18 bulan. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak rumor yang beredar di masyarakat bahwa imunisasi MMR dapat menyebabkan gangguan bicara pada anak, bahkan dapat membuat anak menjadi autis. Akibat rumor yang belum terbukti kebenarannya inilah, akhirnya para ibu enggan untuk memberikan imunisasi MMR pada balitanya.
Namun, kekhawatiran orang tua pada tumbuh kembang anaknya bukanlah hal yang salah karena siapa sih yang menginginkan anaknya mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan? Dan orang tua manakah yang ingin anaknya mengalami keterlambatan bicara maupun autism? Jadi, meskipun imunisasi MMR merupakan hal yang dianjurkan oleh IDAI, namun keputusan tetaplah ada di tangan para orang tua, apakah mereka akan mengijinkan anaknya imunisasi MMR ataukah tidak? 
Menurut pengalaman penulis sendiri, biasanya dokter akan memberikan pilihan kepada orang tua untuk mengimunisasi anak sesuai jadwal yakni 12-18 bulan, ataukah menunda imunisasi hingga anak bisa bicara. Dalam hal ini, dokter tidak akan mendorong atau memaksa orang tua untuk mengijinkan anaknya imunisasi MMR, akan tetapi dokter akan menjelaskan akan pentingnya imunisasi MMR ini bagi kesehatan balita. 
Jadi, apabila ditanyakan kembali perlukah imunisasi MMR pada balita? Maka jawabannya adalah bahwa imunisasi MMR sangat perlu untuk melindungi balita dari serangan virus berbahaya (campak, gondongan, dan juga rubella) dan imunisasi MMR terbukti dapat memberikan perlindungan hingga 90% . Semoga informasi tentang imunisasi MMR ini dapat memberikan pencerahan kepada Anda semua.
Sumber : artikelkesehatananak.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons