SELAMAT DATANG DI ARALIA SCHOOL, Harapan Indah, Bekasi.

Rabu, 04 Februari 2015

Tips Merawat Gigi Balita

Sejak kapankah ibu mulai memberikan perawatan pada gigi si kecil? Tentu jawabannya beragam. Namun, perlu ditegaskan bahwa perawatan gigi harus dimulai sedini mungkin, yakni sejak gigi susu mulai tumbuh. Kesadaran ibu untuk merawat dan membersihkan gigi sejak anak masih kecil akan membuat gigi tumbuh dengan lebih sempurna.
Ibu tidak boleh beranggapan bahwa gigi susu bukanlah gigi permanen sehingga tidak penting dilakukan perawatan padahal kesehatan gigi susu sangat berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak tersebut di kemudian hari, gigi yang dirawat sejak muncul gigi susu akan membuatnya sehat dan tumbuh terus dengan baik.
Menyadari betapa pentingnya merawat gigi sejak kecil, maka diperlukan tindakan perawatan yang baik untuk menghindari beberapa penyakit gigi yang seringkali menyerang diantaranya adalah caries (lubang pada permukaan gigi), gingivitis (radang gusi), sariawan, dan mulut yang bau karena kurang terpeliharanya gigi hingga banyak penyakit gigi lainnya.
Kebiasaan merawat gigi sudah bisa diajarkankan sedini mungkin, dimulai ketika gigi susu mulai tumbuh, walau perawatan gigi pada balita tentu berbeda dengan orang dewasa. Berikut ini tips merawat gigi pada balita :
  1. Bersihkan gigi anak dengan kain lembab 2 kali sehari.
  2. Hindari kebiasaan menidurkan bayi sambil minum susu menggunakan botol.
  3. Membersihkan mulut anak setelah selesai menyusu.
  4. Memeriksakan gigi anak ke dokter gigi sejak gigi pertama tumbuh.
  5. Mulai memperkenakan sikat gigi yang lembut, gunakan untuk menggosok giginya tapi tanpa menggunakan pasta gigi

Selain itu, ibu perlu mengetahui beberapa hal yang harus dilakukan oleh ibu yang berguna untuk mencegah timbulnya penyakit gigi, diantaranya adalah :
  1. Dengan mengurangi konsumsi makanan yang manis, seperti permen, coklat yang bisa menempel pada gigi. Makanan yang menempel pada gigi akan tertimbun sehingga menimbulkan bakteri.
  2. Berikan menu makanan yang kaya akan calsium, flour, serta vitamin A, C, E, dan D karena sangat berguna untuk pertumbuhan gigi balita. Semakin lengkap vitamin yang diberikan semakin baik untuk kesehatan giginya.
  3. Mulai mengajarkan kebiasaan baik, seperti menyikat gigi secara teratur pada pagi, sore, dan malam hari serta seusai makan.
  4. Jika suatu saat anak mengeluh sakit/nyeri pada gigi dan gusi, maka tindakan pertama yang harus dilakukan adalah berkumur dengan air hangat dicampur garam. Lalu, ajak mereka periksa kesehatan gigi ke dokter gigi.
  5. Mengajarkan pada anak untuk rutin periksa gigi ke dokter gigi setiap 6 (enam) bulan sekali.
Dengan mengetahui tips merawat gigi balita di atas, semoga para ibu mendapat pengetahuan dan juga pencerahan dalam menghadapi problema yang menyangkut gigi balita. Dan, selamat menjaga gigi balita Anda.

Sumber :artikelkesehatananak.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons