Redakan Demam dan Panas Dalam dengan Alang-Alang

Redakan Demam dan Panas Dalam dengan Alang-Alang

Alang-alang tumbuh liar di hutan, ladang, lapangan rumput, dan tepi jalan pada daerah kering yang mendapat sinar matahari. Tanaman yang mudah menjadi banak ini bisa ditemukan pada ketinggian 1-2700 m di atas permukaan laut.
Akar dan batang alang-alang  mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, beta sitosterol,  fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin, dan tannin. Alang-alang yang mempunyai rasa manis dan bersifat sejuk ini juga berkhasiat sebagai tonik.

PENELITIAN PADA ALANG-ALANG
Jaya Antonius Satrya, Fakultas Farmasi UNAIR melakukan penelitian untuk mengetahui efek antipiretik (pereda demam) infus batang alang-alang pada tikus putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus batang alang-alang konsentrasi 5%, 10%, dan 20% mempunyai efek antipiretik. Infus batang alang-alang konsentrasi 20% paling kuat efek antipiretiknya.
Lingga Jarliton, Jurusan Farmasi FMIPA USU melakukan penelitian untuk mengetahui efek antipiretik infus bunga alang-alang dibandingkan dengan parasetamol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus bunga alang-alang dengan konsentrasi 10% dan dosis 12 ml/kgBB mempunyai efek antipiretik yang relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.
Rustam Erlina, Apt, MS, dosen dari FK UNAND melakukan penelitian untuk mengetahui perbandingan efek diuretik (peluruh air seni) serta kadar natrium dan kalium darah dan urin antara pemberian ekstrak etanol akar alang-alang dan furosemid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak etanol akar alang-alang 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB, dan 100 mg/kgBB memiliki efek diuretik yang hampir sama dengan furosemid dosis 0,72 mg/kgBB.
Manfaat lain alang-alang yaitu untuk pengobatan bengkak (karena radang ginjal akut dan infeksi saluran kencing), bengkak karena terbentur (memar), wasir (hemorrhoid), batuk, flu, tekanan darah tinggi, sakit kuning (jaundice).

CARA PENGOLAHAN SECARA TRADISIONAL
Rebus akar alang-alang kering sebanyak 15-30 gram  (bila menggunakan yang segar sebanyak 30-60 gram), bunga 5-10 mg dan tunas muda sebanyak 5-10 gram. Bila menggunakan akar segar maka ditumbuk dulu keudian diperas airnya. Bila menggunakan yang kering digiling dulu untuk kemudian dijadikan bubuk, sebelum diseduh.

TIPS MENCEGAH PANAS DALAM
  1. Hindari makan makanan yang dapat menyebabkan panas dalam, contoh: buah durian, daging kambing, makanan yang digoreng dan minuman yang mengandung alkohol.
  2. Banyak minum air putih minimal 2,5 liter per hari.
  3. Jaga stamina dan daya tahan tubuh dengan cara:
  • Olahraga secara teratur
  • Istirahat yang cukup
  • Makan makanan bergizi.